Jumat, 18 Juli 2014

Membuat Aplikasi Windows 8 

Pada postingan kali ini, saya akan mengulas tentang cara membuat aplikasi windows 8 yang nantinya akan disubmit dan dipublish ke windows store. Untuk memulai membuat aplikasi windows 8, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai prasyarat:
  • Hal yang paling penting tentunya adalah memiliki OS windows 8.1 yang terinstall di komputer serta visual studio 2012 for windows 8 atau visual studio 2013. Tools-tools ini dapat didownload di sini.
  • Selain itu, kita perlu memiliki akun microsoft (outlook.com), yang akan digunakan untuk mendapatkan lisensi sebagai developer microsoft.
  • Ketika menggunakan visual studio, kita bisa build aplikasi dengan dua cara yaitu dengan menggunakan javascript atau menggunakan C# (saya sendiri menggunakan C# dalam membuat aplikasi windows 8). 
Setelah melakukan hal-hal yang disebutkan di atas, kita dapat membuat aplikasi windows 8, and ...... here we go :-)

Tahap pertama yang dilakukan adalah membuat project baru di microsoft visual studio:
1. Run visual studio
2. pilih menu file -> new project atau langsung klik new project dari start page



3. Pastikan nama aplikasi dan path untuk menyimpan solution/project sudah terisi dengan benar


Pada window ini terdapat beberapa pilihan jenis project yang akan dibuat. Blank App berarti kita akan memulai membuat aplikasi dari awal (tanpa template) sementara untuk grid App dan Split App kita sudah diberi template berupa beberapa halaman beserta content yang dapat kita ubah seperlunya. Mengenai cara mengubah content dari Grid App dan Split App, akan dijelaskan pada postingan berikutnya :-)

4. Setelah itu, kita bisa mengoperasikan project yang baru kita buat. Pada bagian Solution explorer, kita disediakan sebuah halaman .xaml dan .cs. Halaman .xaml (dalam contoh ini MainPage.xaml) akan berisi code-code yang dapat digunakan untuk mendesain layout aplikasi kita, sementara file .cs (MainPage.xaml.cs) berisi code-code yang digunakan untuk menentukan logic aplikasi seperti event-handler, method-method, class, dsb.



Untuk mem-build aplikasi, klik menu Build -> Buil Solution
Sementara untuk menjalankan, klik menu Debug -> start debugging


Tahap Awal Menjadi MSP Indonesia


Awal kisah saya mendaftarkan diri untuk menjadi salah satu MSP Indonesia sebenarnya bukan sebuah kebetulan belaka. Saya adalah mahasiswa Teknik Informatika UKDW angkatan 2012, saya kuliah di salah satu kampus yang merupakan partner microsoft. Perkenalan saya dengan MSP dipermudah karena saya mengambil jurusan teknik informatika, di mana saya bisa mengenal lebih dekat dengan microsoft. Saya mendapat informasi dari beberapa senior yang kebetulan pernah dan sedang menjadi MSP dan dengan informasi" itu kemudian saya memberanikan diri untuk mendaftar.

Menjadi MSP ternyata tidak begitu gampang, terdapat beberapa prasyarat untuk bisa menjadi MSP, yang paling utama adalah 'seorang mahasiswa aktif di sebuah kampus' dan mempunyai passion yang tinggi terhadap teknologi. Selain prasyarat tersebut, terdapat beberapa tahap yang harus dilewati, yang pertama adalah melakukan submission data diri secara online ke website MSP Indonesia. Pada tahap ini saya sebagai calon diminta mengisi formulir yang kemudian akan disubmit ke website MSP Indonesia. Tahap kedua adalah interview; pada tahap ini saya diinterview oleh beberapa MSP dan ternyata diterima berdasarkan email yang saya terima dari Regional Lead MSP untuk Yogyakarta. Sementara itu, tahap terakhir adalah commitment review, pada tahap ini diberikan 3 task yang diselesaikan lebih kurang 1 bulan. 

  1. Task pertama adalah application creation, saya diminta untuk membuat aplikasi windows 8/ windows phone 8 (saya memilih membuat aplikasi windows 8 berdasaarkan resource yang dimiliki) aplikasi ini harus berhasil melalui proses sertifikasi windows store. 
  2. Task kedua, sharing activity seorang MSP dituntut untuk bisa berbagi ilmu dan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain, yang mana salah satu caranya adalah menggunakan tulisan blog  sebagai alat untuk berbagi informasi. Topik yang ditulis di blog lebih ditekankan pada proses pembelajaran yang dilakukan dalam membuat aplikasi. 
  3. Task ketiga adalah final video yang digunakan untuk memperkenalkan diri, dan membuat dokumentasi tentang proses pembuatan aplikasi yang sudah dibuat.
Tahap-tahap ini terbilang cukup rumit apalagi mengingat kemampuan coding yang saya miliki belum begitu bagus untuk bahasa C# (saya menggunakan bahasa C# dalam membangun aplikasi). Pada tahap ini, saya lebih mengandalkan resources dari internet seperti dari stackoverflow.com, youtube.com, dan juga msdn.microsoft.com